Foto: Dok. Humas Kwarnas

JAKARTA, ADHYAKSADAULT.INFO – Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rudiantara berpesan kepada anggota Pramuka untuk menggunakan media sosial dengan baik, salah satunya untuk melawan hoax. “Pramuka dari segala tingkatan, secara individu, (harus bisa) memanfaatkan (dan) menggunakan media sosial dengan baik, dengan positif, kita hindari hoax,” katanya (14/8).

Salah satu cara melawan hoax, terang dia, adalah dengan mencermati dan memastikan kebenaran setiap informasi yang kita terima. “Kalau menerima informasi, pastikan informasi itu benar, yang kedua, pastikan informasi itu benar, ketiga, pastikan informasi itu benar,” pesannya berulang-ulang.

Menurutnya, selain terbukti kebenarannya, informasinya juga harus bermanfaat bagi orang lain. Apabila ada informasi yang tidak bermanfaat, cukup kita baca saja, tidak perlu disebar. “Ini (berita yang kita terima) memberi manfaat atau tidak? Kalau tidak memberikan manfaat tidak usah diteruskan, di-“read” saja. Karena, sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberi manfaat kepada orang lain,” pesannya.

Sementara itu, Andalan Nasional Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Bidang Kominfo, Kak Hariqo Wibawa Satria menginformasikan kepada Pak Menteri bahwa Pramuka mempunyai 10 Tugas Pokok di Media Sosial yaitu:

1. Mempelajari dan menerapkan apa yang boleh dan dilarang di media sosial, untuk kemudian menyadari bahwa konten yang diunggah akan dilihat, dipahami dan dimengerti oleh orang banyak, sehingga harus bertanggung jawab terhadap isi dan dampaknya.
2. Memproduksi konten sesuai minat, bakat dan nilai-nilai kebajikan. Konten yang dimaksud bisa berupa tulisan, foto, video, poster, infografis, meme, GIF, dll.
3. Membantu dan bergotong-royong mempromosikan prestasi anak negeri, kearifan bangsa, produk unggulan daerah, kuliner, pariwisata, budaya dan potensi daerah lainnya di media sosial dengan sukarela dan penuh komitmen.
4. Membela dan mengalamkan Pancasila, NKRI, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta merawat harmoni dan solidaritas antarwarga media sosial.
5. Menghayati dan mengamalkan Satya dan Dharma Pramuka di media sosial.
6. Memberitakan kegiatan Pramuka, kegiatan organisasi lain, dan kegiatan positif lainnya di media sosial.
7. Menghidupkan tagar #SetiapPramukaAdalahKantorBerita, #RainasPramuka2017, serta terlibat dalam U-Report dan aktif dalam berbagai kegiatan positif lainnya di media sosial.
8. Menolak dan tidak memproduksi, membagikan, mengomentari, menyukai, berlangganan konten-konten fitnah, hoax, yang berpotensi merusak persatuan Indonsia.
9. Menjaga nama baik pribadi, keluarga, sekolah, organisasi, latar bel;kang lainnya, dan orang lain.
10. Melawan propaganda negatif dan aksi-aksi separatisme, radikalisme, liberalisme dan komunisme, serta menjaga perdamaian dunia lewat media sosial.

Menurut Kak Hariqo, distributor yang paling efektif untuk menyebarkan konten-konten positif di media sosial adalah Pramuka. “Distribusi yang paling efektif itu, yang punya jiwa korsa adalah Pramuka,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kak Rudiantara mendukung penuh program yang dicanangkan Kwarnas. Pihaknya meminta agar program tersebut diintegrasikan dalam bentuk kerjasama antara Pramuka dan Pemerintah.

“Saya sepakat, mungkin hanya masalah komunikasi antara Pramuka dan kementerian/lembaga. Ini juga menjadi tantangan bagaimana kita mengintegrasikan kementerian dan lembaga, agar ada narasi tunggal di Pemerintah,” jelasnya.

“Ini menjadi program bersama, jadi masing-masing mempunyai peran. Saya ingin melihat tangannya (posisinya) bergandengan, tidak ada yang lebih dan tidak ada yang kurang,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Pramuka mempunyai tanggung jawab untuk terus mengabdi dan berkarya bagi bangsa. Salah satu tugas generasi muda di era milenium ini adalah menjadi duta media sosial. Pramuka harus proaktif melawan berita-berita hoax yang kini marak.

“Bergiatlah membuat karya untuk bangsa. Ke depan, dunia kita adalah dunia digital yang akan mendominasi banyak proses-proses bisnis, proses-proses hidup kita ke depan. Manfaatkan media sosial untuk hal-hal yang positif, kita lawan yang namanya hoax, kita lawan namanya berita-berita palsu, kita lawan yang namanya konten-konten negatif, saya yakin dengan Pramuka bisa,” tegasnya. (MUS/AK)

Kawan Adhyaksa Dault

Kirim Komentar

Read previous post:
Sebarluaskan Perdamaian, Dua Pramuka Diundang Haji

JAKARTA, ADHYAKSADAULT.INFO - Dua Pramuka Indonesia diundang berhaji karena aktif menyebarluaskan pesan perdamaian (messengers of peace) di berbagai kegiatan Pramuka. Keduanya...

Close