RIAU – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyerahkan bantuan sebesar Rp120 juta kepada orang tua almarhum Fajar Budi Irawan, Teguh Samidi di Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Riau, Sabtu (3/3/2018). Bantuan itu diserahkan oleh anggota Dewan Kerja Nasional (DKN) Kak Robby Zulpandi dan Kak Ahmad Nurul Fauzi dan disaksikan Ketua Kwarda Riau Kak H. M. Azaly Djohan serta anggota Dewan Kerja Daerah (DKD) Riau.

Bantuan ini berkat kerja sama Kwarnas Gerakan Pramuka dengan Asuransi AXA yang mengasuransikan peserta Raimuna Nasional (Rainas) Gerakan Pramuka tahun 2017. Teguh Samidi beserta istri, kedua orang tua almarhum, tak kuasa menahan tangis haru saat menerima bantuan tersebut.

“Ucapan terima kasih kepada kakak-kakak yang telah memberikan perhatian sejauh ini kepada almarhum Fajar Budi Irawan sebagai peserta Raimuna Nasional tahun 2017,” ucap Teguh sambil meneteskan air mata.

Hal yang sama disampaikan Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Riau Kak H. M. Azaly Djohan. “Terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kwarnas Gerakan Pramuka,” ujarnya.

Diketahui, almarhum Fajar Budi Irawan adalah peserta Raimuna Nasional (Rainas) 2017. Dalam perjalanan menuju pusat latihan Rainas, anggota Gerakan Pramuka Kwarcab Rokan Hulu ini mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.

“Di Raimuna Nasional para peserta membayar asuransi kepada Sangga Kerja. Almarhum sudah terdaftar. Pada saat latihan terakhir dia memakai seragam Pramuka menuju pusat latihan, kecelakaan. Itu latihan terakhir sebelum keberangkatan,” ujar Presiden Rainas Gerakan Pramuka tahun 2017, Kak Robby Zulpandi.

Ia mengatakan, bantuan itu memang tidak bisa menggantikan almarhum, tetapi diharapakan dapat sedikit membantu keluarga. Menurut dia, asuransi kecelakaan ini penting sekali. Pelaksana kegiatan kepramukaan diharapkan mengikutkan para peserta dalam asuransi.

“Harapan ke depannya, agar dalam perencanaan kegiatan, penyelenggara bisa bekerja sama dengan asuransi. Saat mengadakan kegiatan asuransinya harus benar-benar dipikirkan dalam penyelenggaraan kegiatan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Menteri Manajemen Resiko Rainas 2017, Kak Ahmad Nurul Fauzi. (MSA/AK)

Kirim Komentar

Agenda Kegiatan

No results found.

FACEBOOK

Twitter

adhyaksadault.info-kartun adhyaksa Olah Raga 3
Read previous post:
Diikuti 136 Orang, TOT Tim Pembina Pramuka SMA Ditutup

BOGOR - Kemendikbud RI melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) menggelar Training of Trainer (TOT) Tim Pembina Pramuka SMA...

Close