Kwarnas Gerakan Pramuka yang diwakili Andalan Nasional urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana, Kak Eko Sulistio mendistribusikan bantuan sejak Rabu (2/5/2018) di kamp-kamp pengungsian Suriah di Kumarov Saab’a, Provinsi Mafraq, perbatasan Yordania dan Suriah. (Foto: Dok. Humas Kwarnas)

YORDANIA – Demi membantu meringankan beban pengungsi Palestina dan Suriah, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka kembali mendistribusikan bantuan di Yordania. Kwarnas Gerakan Pramuka yang diwakili Andalan Nasional urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana, Eko Sulistio mendistribusikan bantuan sejak Rabu (2/5/2018) di kamp-kamp pengungsian Suriah di Kumarov Saab’a, Provinsi Mafraq, perbatasan Yordania dan Suriah.

“Bantuan pertama yang kami berikan pada hari Rabu, Kamis dan Jumat (2-4 Mei 2018) berupa 500 paket bahan makanan, terdiri dari beras, minyak goreng, keju, susu, gula, teh, mie instan, ikan tuna, tepung gandum roti, biskuit, dan coklat. Kemudian, 15 paket tenda keluarga, serta mainan untuk anak-anak pengungsi Suriah. Kami juga mendistribusikan bantuan mobil ambulans dari Darut Tauhid untuk pengungsi Palestina dan Suriah,” ujar Eko Sulistio, Senin (7/5/2018).

Eko mengaku sedih sekali melihat kondisi pengungsi di kamp-kamp pengungsian yang memprihatinkan. Menurut dia yang saat ini tengah berada di lokasi, masih banyak bantuan yang dibutuhkan oleh para pengungsi Palestina dan Suriah.

Saat ini, kata Eko, fasilitas kesehatan, tenda dan air bersih masih sangat kurang. Bahan makanan untuk menghadapi bulan Ramadan juga masih sangat minim. Hal yang memprihatinkan lagi adalah tidak adanya toilet, sehingga kotoran manusia di mana-mana.

Eko saat ini berada di Kota Amman Yordania sampai tanggal 25 Mei 2018. Jika ingin mengubungi yang bersangkutan bisa menghubungi melalui nomor WhatsApp 0818939986 dan 081210834695, serta nomor lokal Yordania +9627 7905 8479. Menurutnya, Yordania adalah negara terbanyak pertama penampung pengungsi Palestina dan negara terbanyak kedua setelah Turki sebagai penampung pengungsi Suriah.

“Ke depan kami akan kembali mendistribusikan bantuan ke kamp-kamp pengungsian Palestina di kamp Zarqo, kamp Hittin, dan kamp Buq’ah, berupa buka puasa bersama, distribusi bahan makanan paket Ramadan, higienis packet family, obat-obatan, tenda-tenda untuk keluarga,” katanya.

Menurut penuturan anggota Satgas Pramuka Peduli Kwarnas Gerakan Pramuka ini, kondisi di perbatasan Palestina dijaga ketat militer Israel. Kondisi ini cukup menyulitkan proses distribusi bantuan yang akan dikirim ke Palestina secara langsung.

“Akibatnya kami gunakan skenario berikut. Pertama, pembagian bantuan ke warga Palestina yang ada di penampungan-penampungan di Yordania. Kedua, mitra kita yang ada di Tepi Barat atau Jerusalem harus keluar menemui kami di perbatasan untuk menerima bantuan dan selanjutnya mitra kami yang akan langsung mendistribusikan di dalam Palestina,” paparnya.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault menambahkan, selama melakukan proses pendistribusian bantuan kepada pengungsi Palestina dan Suriah, Eko dibantu oleh Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Yordania (HPMI). Eko juga didukung oleh pihak Kedutaan Besar RI (KBRI) setempat.

“Terima kasih banyak atas dukungan semua pihak, seperti donatur dan pihak-pihak yang telah membantu proses pendistribusian bantuan ke kamp-kamp pengungsian, dari Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Yordania dan KBRI di sana,” ungkap Menpora periode 2004-2009 ini.

Pria berkumis ini mengapresiasi keberhasilan Eko Sulistio mendistribusikan bantuan. Eko dinilai sudah berjuang memberikan waktu, pikiran dan tenaganya untuk membantu para pengungsi Palestina dan Suriah. Kerelawanan seperti ini, tegas Adhyaksa, selalui dilakukan oleh Pramuka, baik di dalam negeri maupun luar negeri untuk membantu sesama.

“Kak Eko di Pramuka dikenal jiwa kerelawanannya sangat tinggi. Ia selalu turun untuk aksi kemanusiaan, sudah beberapa kali mewakili Kwarnas Gerakan Pramuka untuk mendistribusikan bantuan Myanmar, Afrika, Yordania, dan beberapa negara lainnya. Sebelum ke Yordania, ia juga membantu korban bencana Gunung Agung Bali, banjir dan longsor di Brebes, dan gempa di Banjarnegara,” pungkasnya. (MSA/AK)

Kirim Komentar

Agenda Kegiatan

No results found.

FACEBOOK

Twitter

adhyaksadault.info-kartun adhyaksa Olah Raga 3
Read previous post:
Tugu Pramuka Diresmikan di Perbatasan Indonesia-Malaysia

NUNUKAN – Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault meresmikan Tugu Pramuka Perbatasan di simpang tiga Desa Binalawan, Kecamatan...

Close