Deklarasi Nasional Pembentukan SAKA Amal Bhakti. (Foto: Dok. Humas Kwarnas)

PEKANBARU – Dalam Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) se-Indonesia XIV tahun 2018 di bumi perkemahan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim, Riau, direkomendasikan pembentukan Satuan Karya (SAKA) Amal Bhakti di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Kak Lift Anis Ma’sumah, Sekretaris Waslitev di kemah ini mengatakan, rekomendasi itu keluar dari pembina dan pendamping saat mengikuti Gelang Ajar. Saka Amal Bhakti direkomendasikan segera dibentuk oleh Kemenag menyusul semakin banyaknya kegiatan kepramukaan terutama di lembaga pendidikan di bawah Kemenag.

“Pertimbangannya mengingat intensitas kegiatan kepramukaan di lingkup Kemenag semakin tinggi. Ini terlihat dengan banyak kegiatan di lingkup Direktorat Madrasah, Pondok Pesantren serta Perguruan Tinggi Islam. Karena itu butuh wadah bersama untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka melalui pembentukan SAKA Amal Bhakti,” ujar Kak Lift, saat dihubungi, Minggu (6/5/2018).

Sementara itu, Ketua Waslitev Kak Afif Anshori menuturkan, ide pembentukan SAKA Amal Bhakti sebenarnya sudah cukup lama digaungkan. Misalnya, di Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Timur, Kwarda Lampung yang sudah coba dikembangkan dengan beberapa Krida dan kegiatannya. Momen PW PTK ini dianggap pas untuk mewujudkan SAKA Amal Bhakti.

“Setelah melalui proses diskusi para pembina Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) se-Indonesia, disepakati deklarasi pembentukan Saka Amal Bhakti. Dan ini saya rasa waktu yang tepat untuk mewujudkan itu demi kemajuan Pramuka di lingkup Kementerian Agama,” jelasnya.

Kepala Pusdiklatda Kwarda Lampung menjelaskan, Gerakan Pramuka tugas pokoknya adalah menjalankan kegiatan kepramukaan bagi kaum muda untuk menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik. Salah satu cara mewujudkan upaya tersebut, adalah membekali dengan pengetahuan dan kemampuan praktis di bidang keagamaan.

“Ini merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Untuk mewadahi kegiatan keamal baktian tersebut, perlu dibentuk SAKA Amal Bhakti yang membidangi kegiatan keagamaan. Melalui wadah ini kita juga berharap peserta didik mampu mengamalkan nilai-nilai keagamaan,” jelasnya.

Adapun Krida SAKA Amal Bhakti ada tiga, yakni Krida Kerukunan dan Toleransi Beragama, Kedua, Krida Penghayatan dan Pengamalan Beragama, Ketiga, Krida Pembangunan Karakter dan Moral Keagamaan, keempat, Krida Pembangunan
Ketahanan Keluarga, Kelima, Krida Kepedulian dan Cinta Kasih.

“Dari deklarasi ini, kita rekomendasikan perlu dibentuk tim ahli dari Direktorat Pendidikan Islam, Direktorat Pendidikan Madrasah, Direktorat Pondok Pesantren, dan tentunya dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka,” jelas Dosen UIN Lampung ini.

Ia pun berharap, rekomendasi itu segera direspons oleh Kemenag dan ditindaklanjuti oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. “Selanjutnya mengharapkan agar Kementerian Agama dapat membentuk tim ahli penyusunan draft usulan ke Kwarnas agar dapat meresmikan SAKA ini dalam Munas yang akan datang,” tandasnya. (HA/AK)

Kirim Komentar

Agenda Kegiatan

No results found.

FACEBOOK

Twitter

adhyaksadault.info-kartun adhyaksa Olah Raga 3
Read previous post:
Kembali ke Yordania, Pramuka Distribusikan 500 Paket Bantuan dan Ambulans

YORDANIA – Demi membantu meringankan beban pengungsi Palestina dan Suriah, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka kembali mendistribusikan bantuan di Yordania....

Close