Kuala Lumpur – Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana dilantik menjadi Ketua Majelis Pembimbing (Kamabigus) Gugusdepan 001-002 Pramuka KBRI Kuala Lumpur, Minggu, 13 Mei 2018. Dalam sambutannya, Duta Besar mengaku terharu saat dilantik oleh Waka Kwarnas bidang Binamuda Prof. Slamet Budi Prayitno.

“Secara pribadi saya merasakan khidmatnya prosesi upacara pelantikan khususnya ketika ikrar saya ucapkan sebagai Ketua Mabigus Gudep KBRI Kuala Lumpur. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi saya dalam usaha membangitkan semangat kebangsaan anak Indonesia di Malaysia bersama Pramuka,” jelasnya.

Prof. Slamet Budi Prayitno usai melantik Kamabigus Rusdi Kirana bersama 12 Anggota Mabigus menyampaikan, kehadiran Mabigus diharapkan akan menguatkan fungsi Gudep dalam upaya mencetak generasi bangsa yang berkarakter.

Sementara itu, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto selaku Ketua Harian Majelis Pembimbing Gugus Depan KBRI Kuala Lumpur usai pelantikan mengatakan, pihaknya akan memberikan dukungan penuh dan penguatan fungsi Gudep 001-002 KBRI Kuala Lumpur.

Lebih lanjut Prof. Ari berencana akan meningkatkan jumlah anggota masyarakat Indonesia di Kuala Lumpur.

“Aktivitas kegiatan Pramuka juga perlu ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, sehingga tujuan bagi pembinaan karakter generasi muda yang pancasilais dan nasionalis terwujud,” ungkap Prof. Ari usai upacara pelantikan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) di Aula Hasanudin KBRI Kuala Lumpur Minggu, 13 Mei 2018.

Usai pelantikan, Kamabigus dan Waka Kwarnas Prof. Slamet Budi Prayitno memberikan pembekalan kepada Mabigus dan pembina Pramuka Gudep KBRI Kuala Lumpur. Dalam pembekalan, Prof. Budi menjelaskan secara lengkap fungsi Majelis Pembimbing Gugus Depan untuk memastikan Gugus Depan melaksanakan tugasnya mencetak anak bangsa yang berkarakter sebagai aset bangsa Indonesia di masa mendatang. (Dewi/AK)

Kirim Komentar

Agenda Kegiatan

No results found.

FACEBOOK

Twitter

adhyaksadault.info-kartun adhyaksa Olah Raga 3
Read previous post:
“Kalau Ingin Bahagia Dunia-Akhirat, Masuklah Pramuka”

JAKARTA – Seorang perempuan berjilbab abu-abu berdiri di depan gadis berusia 13 tahun. Sembari memungut sampah di depannya, dengan suara...

Close