Foto: Dok. Humas Kwarnas

JAKARTA – Ratusan siswa SDLB, SMPLB dan SMALB mengikuti kegiatan Pendidikan Karakter Siswa Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka Tingkat Nasional di lapangan Kempi 2, Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan yang digelar oleh Kemendikbud ini dilaksanakan pada 31 Juli – 3 Agustus 2018.

“Hari ini kita berkumpul bersama. Dengan tujuan mulia yaitu penguatan pendidikan karakter melalui pendidikan kepramukaan. Laksanakanlah dengan hati riang dan gembira,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud RI, Kak Hamid Muhammad dalam sambutan pembukaan kegiatan tersebut, Selasa (31/7/2018) malam.

Menurut dia, karakter minimal ada tiga, yaitu moralitas, kinerja dan kebangsaan atau nasionalisme. Terkait karakter moralitas, mulai dari kejujuran hingga berbuat kebajikan. Sementara karakter kinerja seperti disiplin, pantang menyerah dan mencapai cita-cita setinggi-tingginya.

“Ketiga, karakter kebangsaan. Adik-adik ini dari berbagai daerah. Itulah kekuatan NKRI. Kalian adalah simbol kebangsaan. Nasionalisme harus kita pegang seteguh-teguhnya agar NKRI bisa jaya sepanjang masa,” terang Hamid.

Dia menambahkan, Kemendikbud sejak tahun 2015 telah mewajibkan pendidikan kepramukaan bagi semua siswa di sekolah. Pendidikan kepramukaan adalah substansi pendidikan karakter yang dilatih oleh siswa-siswi di sekolah.

Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka bidang Pembinaan Anggota Dewasa, Kak Susi Yuliati mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan perkemahan sangat ditunggu-tunggu oleh setiap anggota Gerakan Pramuka.

“Dalam perkemahan banyak hal baru yang didapat adik-adik. Banyak sekali kegiatan oleh panitia untuk memberikan pengalaman baru. Adik-adik bisa mengasah keberanian, tolong-menolong dalam menyelesaikan persoalan,” kata Susi Yuliati mewakili Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Kak Adhyaksa Dault.

Kepada para peserta, Kak Susi berpesan agar dalam mengikuti kegiatan ini tetap bersemangat dan penuh kegembiraan. Perbanyak dan pelihara pertemanan di antara para peserta Pendidikan Karakter Siswa Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka Tingkat Nasional ini.

“Ini akan menjadi kenangan indah. Akan tercatat dan teringat saat dewasa nanti. Adik-adik akan bertemu lagi nanti saat menempuh pendidikan yang lebih tinggi dan bekerja,” terang Kak Susi Yuliati.

Ketua Panita Pendidikan Karakter Siswa Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka Tingkat Nasional, Kak Poppy Dewi Puspitawati melaporkan, kegiatan ini diikuti 408 peserta perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia. “Sebanyak 204 siswa SDLB, SMPLB dan SMALB, serta 204 pembina dan pendamping,” tutupnya. (MSA/AK)

Kirim Komentar

Agenda Kegiatan

No results found.

FACEBOOK

Twitter

adhyaksadault.info-kartun adhyaksa Olah Raga 3
Read previous post:
Bantu Pengungsi Palestina, Relawan Pramuka Dua Minggu di Perbatasan Yordania

YORDANIA – Eko Sulistio, Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka urusan Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana (Abdimasgana) kembali bertolak ke perbatasan...

Close