JAKARTA – Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault memimpin upacara dan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (5/8/2018). Ziarah yang diikuti 500 lebih anggota Gerakan Pramuka ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-57 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2018.

Sebelum memimpin upacara, Adhyaksa Dault sempat transit di ruang tunggu yang berada di depan area kompleks TMP Kalibata. Dalam kegiatan ini, Menpora periode 2004-2009 ini meletakkan karangan bunga sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur membela bangsa Indonesia.

Setelah itu, Adhyaksa Dault bersama rombongan berdoa dan melakukan tabur bunga ke sejumlah makam pahlawan. Di antaranya, Letnan Jenderal TNI M. Sarbini Martodiharjo (Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka periode 1974–1978), Jenderal TNI Ahmad Yani (Pahlawan Revolusi), dan sejumlah makam pahlawan lainnya.

“Alhamdulillah kita hari ini melakukan ziarah ke makam pahlawan. Mudah-mudahan para pahlawan ini memberikan pengaruh yang besar kepada anak-anak kita, untuk selalu berpikir untuk bangsa dan negara, bukan demi kepentingan golongan. Yang penting adalah persatuan dan kesatuan bangsa ke depan,” ujar Adhyaksa Dault.

Pria berkumis ini mengajak para anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat yang mengikuti ziarah untuk mendoakan para pahlawan, termasuk untuk para pendiri Pramuka. Ia juga mengajak agar mereka tidak melupakan jasa-jasa para pahlawan dan meneladani sikap-sikap luhur mereka dalam kehidupan sehari-hari.

“Orang yang lahir ke dunia ini, jika kita tidak mau melihat masa lalu, maka dia akan menjadi bayi seumur hidup. Dalam bahasa Bung Karno, jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ungkap pria yang hobi mendaki gunung ini.

Menurut Adhyaksa, Gerakan Pramuka adalah kawah candradimukanya generasi muda. Gerakan Pramuka bertekad menjaga NKRI melalui Gerakan Pramuka dan menciptakan kader-kader bangsa.

“Salah satu syarat untuk menjadi negara maju adalah mempunyai warga negara yang berkualitas. Bagaimana mempunyai negara yang berkualitas? yaitu harus diciptakan kader-kader bangsa yang tahu akan sejarahnya. Dan itu selalu diajarkan dalam Gerakan Pramuka. Kami meminta seluruh elemen masyarakat, terutama pemerintah, mari kita sama-sama saling bahu-membahu mendidik generasi muda kita, menyelamatkan Indonesia untuk masa-masa yang akan datang,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Adhyaksa Dault mengajak anggota Gerakan Pramuka untuk menyukseskan perhelatan Asian Games yang akan dibuka pada 18 Agustus 2018 mendatang. “Kita sukseskan bersama-sama seluruhnya,” ajak dia.

“Juga ada perhelatan besar, Pilpres. Kita Pramuka harus netral. Jadi, jangan sampai adik-adik kita, Pramuka terprovokasi oleh orang-orang yang tidak menghendaki persatuan dan kesatuan bangsa ini,” tutup Adhyaksa. (MSA/AK)

Kirim Komentar

Agenda Kegiatan

No results found.

FACEBOOK

Twitter

adhyaksadault.info-kartun adhyaksa Olah Raga 3
Read previous post:
Bawa Nama Baik Indonesia, 175 Pramuka Ikut Jambore di Tiga Negara

JAKARTA - Raut muka gembira terlihat di wajah adik-adik Pramuka. Mereka bahagia karena 175 Pramuka dari berbagai daerah ini akan...

Close