JAKARTA – Yayasan Amanah Dault inginkan pelajar bergaul bebas, tapi paham batasan. Banyaknya permasalahan sosial remaja masa kini, salah satunya seks bebas yang merajalela membuat kondisi remaja memprihatinkan.

Berlokasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Rabu (31/10), permasalahan sosial tersebut terselenggara dibahas melalui tema “Pemuda Gaul Bebas Milenial : Yes or No?”.

“Permasalahan sosial remaja saat ini sudah lebih memprihatinkan, sudah diambang batas. Pergaulan bebas yang menjuru seks bebas ini memang sudah lama, tapi ini ada tapi ada lagi tambahan seks bebas yang lebih ekstrem,” ujar Mira Adhyaksa, ketua Yayasan Amanah Dault.

Ia menambahkan, seks bebas yang lebih ekstrem ini sangat mempengaruhi kejiawaan. Permasalahan remaja sekarang sudah masuk ke ranah menyukai sesama jenis, baik laki-laki menyukai laki-laki dan begitu pun perempuan.

Talkshow tersebut memang tidak terlalu detail membahas masalah LGBT. Namun, pembahasan talkshow lebih secara umum. Para pelajar diarahkan dan diberitahukan bahaya pergaulan seks bebas.

Para pelajar harus belajar dan mengetahui pergaulan yang baik untuk sehari-hari. Hal ini dimaksudkan agar tidak keblabasan.

“kita ingin remaja Indonesia itu punya visi ke depan dalam hidupnya, terutama masa depan dirinya sendiri dan bangsa kita,” tambahnya.

Hadirnya perwakilan sekolah-sekolah melalui perwakilan yang ditunjuk OSIS, pelajar yang datang diharapkan bisa menjadi penggerak atau contoh bagi teman-teman lainnya. Para pelajar pun sudah seharusnya membuat perubahan kedepannya terutama dalam kesehariannya.

Selain para pelajar, guru-guru bimbingan dan konseling (BK) turut datang. Para guru mendampingi siswanya serta diajak agar bisa mensosialisasikan hasil talskhow ke sekolahnya.

Yayasan Amanah Dault yang bergerak di ranah pendidikan, sosial dan kepemudaan ini ingin memberikan yang terbaik bagi para pelajar.

Nantinya, follow up dari acara talkshow “Pemuda Gaul Bebas Milenial : Yes or No?”, para pelajar akan diajak kembali mengiktui kegiatan training of trainer (TOT). Follow up tersebut menunjang pergerakan para pelajar yang lebih nyata.

“Insya Allah, Jadi TOT rencananya diadakan satu bulanan lagi,” terang istri dari Adhyaksa Dault.

Tujuan kegiatan-kegiatan ini diharapkan menumbuhkan karakter bagi para pelajar. Tak hanya berprestasi, tapi pelajar sudah seharusnya memiliki karakter kuat yang independen dan berpendirian.  (Firda)

Sumber: ChanelMuslim.com

Kirim Komentar

Agenda Kegiatan

No results found.

FACEBOOK

Twitter

adhyaksadault.info-kartun adhyaksa Olah Raga 3
Read previous post:
Adhyaksa Dault Ajak Relawan Kampanye Kreatif

JAKARTA - Mantan Menpora era SBY, Adhyaksa Dault mengajak relawan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang tergabung dalam relawan Roemah...

Close